SITUS POKER & DOMINO QQ ONLINE

�� PROMO KHUSUS NEW MEMBER DI TANGKAS DOMINO

�� DEPOSIT 20000 BONUS LANGSUNG 20000
�� Menyediakan Texas Poker, Domino99, Bolatangkas, Adu Kiu, Bandar Kiu , Adu Dadu, Bandar Dadu, Bandar Sakong.
�� Bonus Referral 20%
�� Bonus Rolingan

Hubungi Customer Service kami yang ramah tamah melalui LIVECHAT ATAU WHATSAPP 0812 7980 898

��‍♀️ WWW.TANGKASDOMINO.ME

Petinju Indonesia Juara Dunia ,Bulu tangkis Tanpa Gelar di Hong Kong Open

Petinju Indonesia Mengharumkan Nama Bangsa Dengan Menjadi Juara Dunia, Bulutangkis pulang dengan runner up di Hong Kong Open 2019




Siapa yang tidak mengenal Daud Yordan di dunia pertinjuan tanah air. Apalagi Daud yordan berhasil menyabet gelar juara dunia kelas ringan versi IBA dan WBO pada, Minggu (17/11/2019).

Ambisi daud yordan untuk menggenggam status juara dunia terkabul kan dengan memenangkan duel dengan petinju Afrika Selatan, Michael Mokoena dengan kemenangan TKO pada ronde ke delapan di Jatim Park 3 Kota Batu,Indonesia.

Kemenangan ini membuat daud yordan menjadi petinju pertama Indonesia yang menjadi juara dunia di 3  kelas yang berbeda.



Bel pertandingan baru di bunyikan, sorak sorak penonton begitu bergemuruh, dan kedua petinju bermain sangat ketat.
Daud Yordan sempat bermain hati-hati di awal pertarungan. Begitu juga dengan lawan asal Afrika Selatan. Namun, petinju asal Kayong Utara, Kalimantan Barat itu sempat terpeleset pada ronde dua.
Michael Mokoena mengandalkan jangkauan tangannya yang lebih panjang dengan bermainan jarak sementara Daud yordan terlihat kesulitan untuk menembus pertahanan lawan.

Pada ronde keempat, Mokoena sempat goyah karena kerasnya pukulan Daud yordan, beruntungnya petinju asal Afrika Selatan itu langsung merangkul Daud yordan.

Pada ronde kelima Mokoena tidak tinggal diam, Mokoena memberi perlawanan sengit hingga beberapa pukulan mendarat di wajah Daud yordan.





Di ronde ke enam, pelipis kiri Daud yordan robek namun Daud yordan masih bisa melanjutkan pertarungan, licinnya kanvas di dalam ring membuat Daud yordan kesulitan menyeimbangkan tubuh, dan kerap terjatuh karena terpeleset.

Kelincahan Mokoena dalam menghindar di tunjukan di ronde ke tujuh. Setelah memukul Daud yordan langsung berlari menghindar. Kondisi ini membuat wakil tuan rumah Indonesia harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk mengejar petinju yang cukup aktif itu.

Petaka bagi Mokoena petinju Afrika selatan terjad di ronde ke delapan. Tangan kanannya tidak bisa maksimal di gerakkan karena mengalami cedera yang cukup parah. meski sempat memberikan perlawanan, akhirnya Mokoena menyerah dan wasit menghentikan pertarungan.

Setelah di nyatakan menang TKO oleh wasit pada ronde ke delepan, Daud mendatangi Maokena yang berada di matras tidak jau dari petinju andalan Indonesia.
Tim medis langsung bergerak cepat untuk memberokan pertolongan kepada petinju yang baru pertama kali bertarung di luar Afrika Selatan.





Sebelum pertandingan Daud Yordan vs Moloena , tersaji pertarungan yang cukup menarik dimana perebutan juara dunia kelas bulu badan tunju IBA antara petinju Indonesia Ongen saknisiwi versus petinju Filipina, Marco Demecillo.



Petinju asal Indonesia memenangkan pertarungan dengan [ertarungan yang sangat ketat.
Ongen Saknosiwi menang angka mutlak lantaran pukulan-pukulannya lebih banyak menghasilkan point.

hasil ini cukup membuat petinju Indonesia,Ongen mencatat sejarah sebagai petinju pertama yang meraih gelar juara dunia di bawah 10 pertarungan. 

Dengan demikian dua petinju Indonesia memenangkan kejuaran dunia di masing masing kelas nya dengan mengalahkan lawannya di Jatim Park 3 Kota Batu, Malang, Jawa Timur.


Daun yordan (kiri) dan Orgen Saknosiwi (kanan) berhasil menjadi juara dunia 

Di lain tempat, pebulutangkis Indonesia tidak bernasib baik seperti kedua petinju kita ini.
Pebulu tangkis Indonesia hanya membawa pulang RUnner-up di kejuaraan Hong Kong Open 2019.

Dimana pasangan ganda putra kita Ahan/Setiawan di kalahkan oleh pasangan Korea Selatan, Choi Solgyu/Seo Seung Jae.

Pasangan ganda Indonesia kalah dengan 3 set, dengan score 21-13, 13-21, dan 12-21.




Partai final lainnya adalah Anthony Sinisuka Ginting dalam sektor partai tunggal putra.
Anthony juga mengalami kekalahan dan harus puas menduduki peringkat runner-up dari pebulutangkis tuan rumah,Lee Cheuk Yiu.

Anthoni Sinisuka Ginting kalah dalam rubber game, dengan score 21-16, 10-21, dan 20-22.

Saat tertinggal 20-21, satu sambaran Anthony di depan net dinyatakan fault oleh wasit karena ujung raketnya dinilai melewati net. Champion point pun diraih Lee.

"Tentunya saya sangat kecewa, marah dan merasa keputusan wasit tidak fair. Ini terjadi di poin kritis dan saya merasa tidak ada yang salah," ujar Anthony kesal.



"Tapi namanya permainan, saya harus bisa menerima, ada yang menang dan ada yang kalah," lanjutnya.



Dengan demikian Indonesia hanya mendapat kan dua gelar Runner-up dari sektor tunggal Putra, Anthony SiniSuka Ginting dan pasangan ganda putra Ahsan/setiawan.

Apapun hasil yang di dapat para pemain kita harus tetap mendukung pretasi nya yang di berikan. tetap semangat dan pantang menyerah.


Tangkasdomino | DominoQQ | BandarQQ | AduDadu | AduQQ | AduKiu | BandarKiu | BandarDadu | BandarSakong | BolaTangkas | Domino99 | GlxPoker | Games | TangkasTerpercaya | TangkasIndonesia | DominoIndonesia | SitusTerperaya | PokerIndonesia |




WHATSAPP : 0812 798 0898




Posting Komentar

0 Komentar