SITUS POKER & DOMINO QQ ONLINE

�� PROMO KHUSUS NEW MEMBER DI TANGKAS DOMINO

�� DEPOSIT 20000 BONUS LANGSUNG 20000
�� Menyediakan Texas Poker, Domino99, Bolatangkas, Adu Kiu, Bandar Kiu , Adu Dadu, Bandar Dadu, Bandar Sakong.
�� Bonus Referral 20%
�� Bonus Rolingan

Hubungi Customer Service kami yang ramah tamah melalui LIVECHAT ATAU WHATSAPP 0812 7980 898

��‍♀️ WWW.TANGKASDOMINO.ME

Pemprov DKI Akhirnya Tetapkan Cikini Sebagai Kawasan Wisata Urban

 

Progres revitalisasi Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakpus (dok. istimewa)


Tangkas Domino - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta sedang mengembangkan destinasi wisata urban. Melalui proses pelibatan masyarakat, pemangku kepentingan, akademisi, dan masyarakat, pemerintah provinsi akhirnya menetapkan Cikini sebagai salah satu kawasan potensial untuk wisata urban.


“Pariwisata urban merupakan sebuah aktivitas pariwisata yang mengambil tempat di perkotaan dengan segala karakteristiknya. Destinasi pariwisata urban menawarkan beragam pengalaman melalui produk budaya, arsitektur, teknologi, sosial dan alam yang luas dan dimiliki oleh suatu kota untuk liburan dan juga kegiatan bisnis,” kata Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Gumilar Ekalaya, Rabu (15/9/2021).


Pengembangan Cikini menjadi wisata urban dilakukan oleh JXB


Pengembangan ini dilakukan oleh Jakarta Experience Board (JXB) atau PT Jakarta Tourisindo sebagai BUMD DKI Jakarta yang bergerak di bidang pariwisata.


Pemprov DKI Jakarta bekerjasama dengan JXB melaksanakan kegiatan pertamanya di kawasan Cikini melalui Media Heritage Walk dengan menyusuri jalan di Cikini yang memiliki banyak cerita di setiap sudutnya.


“Kami mengundang rekan-rekan media yang kredibel untuk dapat merasakan pengalaman berwisata di kawasan Cikini, sehingga dapat menyebarkan kabar baik ini kepada masyarakat umum. Sehingga, nantinya ketika pembatasan sosial tidak lagi diberlakukan, Cikini dapat menjadi destinasi wisata baru yang menjadi pilihan publik,” kata Presiden Direktur JXB, Novita Dewi.


Wisatawan akan menjelajahi setiap ikon yang ada di Cikini, salah satunya Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (PKJ TIM). TIM telah direvitalisasi dengan nilai realisasi anggaran sebesar Rp1,6 triliun.


TIM nantinya akan menjadi wadah bagi seniman dalam negeri untuk melakukan aktivitas dan membuka ruang interaksi dengan seniman. Pemprov berharap TIM yang direvitalisasi saat ini dapat menjadi ekosistem budaya


Kemajuan proses revitalisasi TIM


Proyek revitalisasi TIM telah berlangsung sejak 3 Juli 2019. Nilai realisasi anggaran revitalisasi ini sebesar Rp. 1,6 triliun, dari dana yang dianggarkan sebelumnya sebesar Rp. 1,8 triliun.


Progres revitalisasi Tahap I sudah mencapai 98,70 persen, diantaranya pembangunan Gedung Parkir Taman, Masjid Amir Hamzah, pembangunan Gedung Parkir Taman, Masjid Amir Hamzah, pembangunan Gedung Perpustakaan dan Wisma Seni atau biasa dikenal dengan nama Gedung Panjang. Sedangkan Tahap II mencapai 32,40 persen, meliputi Planetarium dan Pusat Pelatihan, Graha Bhakti Budaya, Teater Halaman, dan Gallery Annex.


TIM nantinya akan menjadi wadah bagi seniman dalam negeri untuk melakukan aktivitas dan membuka ruang interaksi dengan seniman. Pemprov berharap TIM yang direvitalisasi saat ini bisa menjadi ekosistem budaya.


Desain TIM dirancang oleh arsitek terkenal Andra Matin. Filosofi desain akan menggabungkan semangat lama, yaitu cita-cita menjadikan Jakarta kota budaya. Diprakarsai oleh Gubernur Ali Sadikin pada tahun 1968. TIM dicanangkan sebagai pusat kesenian Jakarta oleh Gubernur Ali pada tanggal 10 November 1968.


Pengembangan wisata urban diharapkan dapat mendongkrak wisatawan


Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap pengembangan wisata urban khususnya di kawasan Cikini dapat mendongkrak kunjungan wisatawan.


“Sehingga mampu membangkitkan kembali perekonomian pascapandemik COVID-19 yang hingga saat ini memberikan dampak signifikan terhadap sektor pariwisata di wilayah provinsi DKI Jakarta, baik itu terhadap pelaku usaha maupun pekerjanya,” kata Gumilar.

Posting Komentar

0 Komentar